Gubsu : BUDAYA LOMPAT BATU, TIDAK ADA DI SELURUH DUNIA SELAIN Di Nias - Infopatroli.net - News Portal Indonesia
Headlines News :
Home » » Gubsu : BUDAYA LOMPAT BATU, TIDAK ADA DI SELURUH DUNIA SELAIN Di Nias

Gubsu : BUDAYA LOMPAT BATU, TIDAK ADA DI SELURUH DUNIA SELAIN Di Nias

Written By infopatroli on Sunday, November 18, 2018 | 8:04 PM



INFOPATROLI | NIAS SELATAN

Seni Budaya Lompat Batu merupakan satu-satunya di Dunia yang hanya dimiliki warga masyarakat kepulauan Nias dan Indonesia pada umumnya.

 “Seluruh negara di Dunia tidak ada yang memiliki Seni Budaya Lompat Batu selain Indonesia pada umumnya dan khususnya di Kepulauan Nias ini,”. Demikian disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi ketika membuka “Ya’ahowu Nias Festival Tahun 2018” yang dipusatkan di Lapangan Orurusa Kelurahan Pasar Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan Propinsi Sumatera Utara yang dihadiri sejumlah undangan dari perwakilan Kementerian Republik Indonesia, para unsur Forkopimda se-Kepulauan Nias, Brigjen Pol Bahagia Dachi, para pimpinan SKPD se-Kepulauan Nias, para tokoh masyarakat, agama, ormas, pemuda, pelajar dan masyarakat, Sabtu, (17/11-18).

Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan, merasa terpanggil dan senang datang di Pulau Nias karena Pulau Nias merupakan ciptaan Tuhan yang paling indah. 

“Saya sudah 6 kali datang ke Pulau Nias saat jadi Pangdam I/BB, Pangkostrad dan saat kampanye sebagai Cagubsu kemarin dan ternyata menang hingga saya kembali mendatangi    Pulau Nias ini pada acara Ya’ahowu Nias Festival Tahun 2018. Dari segala wilayah demografi Kepulauan Niias tak bisa diragukan keindahan alam dan budayanya yang luar biasa. Nias surga kecil yang diberikan Tuhan. Jadi orang luar nggak boleh memandang kecil Nias ini,” tandas mantan Pangdam I/BB tersebut.

Lebih lanjut Edy mengatakan, Kepulauan Nias merupakan daerah teritorial Sumatera Utara dan Nias juga punya potensi sangat besar yang harus dikembangkan. “Saya sudah berjanji untuk berbuat di Kepulauan Nias ini. Saya tidak mengada-ngada namun, semua rakyat Nias akan menjadi ‘Tano Niha’ yang makmur dan sejahtera. Mari kita besarkan ini Nias,”  ujarnya dengan penuh semangat.

Ia juga mengajak bersama-sama untuk menjadikan pulau  Nias menjadi daerah pariwisata. “Jadikan tempat ini yang damai. Mari kita terima orang luar dengan baik dan tangan terbuka sehingga Nias semakin maju dan semoga Nias damai dan sejahtera,” dalam arahan Gubsu.

Ketua Umum Panitia Yaahowu Nias Festival, Sozanolo Ndruru mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak hingga acara ini dapat terlaksana dan kita dapat menyaksikan dan menikmati pergelaran budaya Se kepulauan Nias.

Bupati Nias Selatan Hilarius Duha dalam kata sambuatannya mengucapkan terima kasih atas terlaksanannya Yaahowu Nias Festival di Kepulauan Nias yang dipusatkan di Kabupaten Nias Selatan sebagai Tuan Rumah. Dimana Nias merupakan daerah Pariwisata dan Perikanan yang dikembangkan demi terciptanya kesejahteraan masyarak Nias.

Ketua DPRD Nisel mengajak masyarakat Nisel untuk mensukseskan acara Yaahowu Nias Festival dan  menciptakan Sapta Pesona selama berlangsungnya event ini di Kabupaten Nias Selatan.
Acara pembukaan Yaahowu Nias Festival 2018 juga dirangkai berbagai atraksi budaya dari 4 kabupaten dan 1 kota yang ada di Kepulauan Nias terdiri dari Kabupaten Nias Selatan Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara dan Kota Madia Gunungsitoli.

Atraksi budaya yang paling memukau para hadirin adalah atraksi budaya tari perang dan lompat batu dari Kabupaten Nias Selatan. Yaahowu Nias Festival yang berlangsung dari 16-20 November 2018 diisi berbagai pergelaran khas budaya masing-masing setiap Kabupaten/Kota diantaranya acara Harimbale (pasar), pergelaran makanan khas, kerajinan tangan, dan lain-lain.

Berbagai kegiatan juga dirangkai untuk memeriahkan acara  tersebut seperti beberapa stan yang dibuka diramaikan pengunjung untuk membeli oleh oleh ciri khas Nias, atraksi Budaya, lomba voly pantai di pantai Sorake, Kecamatan Luahagundre.

Ribuan masyarakat dari dalam dan luar daerah serta manca negara datang menyasikkan pergelaran Budaya Kepulauan Nias yang merupakan Budaya kearifan lokal.

Gubsu diakhir pembukaan mengajak semua unsur Forkopimda Se Kepulauan Nias dan Tokoh masyarakat bernyanyi bersama dalam memeriahkan Yaahowu Nias Festival. (Budi Laia)

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !